Follow Me

Saturday, March 3, 2012

Masih Tertitah-titah

"Aku menuruti keyakinan hamba-Ku terhadap-Ku, dan Aku selalu menyertainya bila ia mengingat-Ku. Maka jika ia mengingat Daku dalam dirinya, Aku pun mengingatnya didalam diri-Ku, dan jika dia mengingat-Ku ketika dia sedang berada di tengah-tengah khalayak ramai, niscaya Kuingat dia di dalam kumpulan orang yang lebih baik daripada mereka itu.

Bila ia mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya sehasta, dan bila ia mendekat kepada-Ku sehasta, maka aku mendekat sedepa, dan jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku datang kepadanya dengan berlari". (HR : Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).




Sungguh benar janjiNya.. hadist di atas, dan apa yang kualami hari ini. Aku baru berniat untuk mendekat padanya, baru tertitah-titah melangkah layaknya balita yang baru belajar berjalan.

Bila ia mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya sehasta,

Sabtu. Adalah hari rutin sebuah unit yang kataku : to refresh my heart, mind and soul. Tapi Sabtu ini, agaknya berbeda.. Dan mungkin akan menjadi terus berbeda untuk semester ini, itu yang terbayang di benakku. Sebelum hari ini, aku sudah bergalau ria karena harus memilih. Takut, untuk memilih mengganti agenda Sabtuku dengan kegiatan baru yang tak bisa kutolak.

Singkat cerita, aku pergi meninggalkan unit.. ketika acaranya baru dimulai. Bergegas pergi ke arah yang berlawanan. Sembari menghibur hati yang enggan pergi dari sana (baca: dari kegiatan unit tersebut). Aku yakinkan diriku, pasti ada jalan. Aku tak mau Sabtu ini, sama seperti hari lainnya.. yang gersang, yang hanya dipenuhi dengan sesak dan padatnya kesibukan duniawi.

dan bila ia mendekat kepada-Ku sehasta, maka aku mendekat sedepa,

Pukul 10.30, dengan ragu aku bertanya pada dosenku. 'Adakah hari lain?' Dengan tegas ia menggeleng. Aku makin ragu. 'Tapi pak..' dan alasan kukemukakan. Aku memandang dosenku penuh harap, berharap ia bisa mengganti jadwal. 'memang acaranya jam berapa?' tanya beliau. Kujawab dengan tegas, berusaha meyakinkannya.. agenda ini penting buatku. 'jam 6 pagi bisa ke sini?', tanpa ragu aku mengangguk dan tersenyum lega. 'terimakasih Pak' ucapku, lalu pamit.

dan jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku datang kepadanya dengan berlari


jarakku belum terlalu jauh, kudengar Pak dosen setengah berteriak padaku 'setengah 7 ya Bel,' Aku berbalik arah, menjawab dan berterimakasih lagi.



Subhanallah.. Allahuakbar..

I do nothing.. aku merasa, belum sampai sejengkal aku mencoba mendekat padaNya.. belum sampai berjalan, hanya tertatih layaknya anak yang baru belajar berjalan. Namun IA sudah menyambutku, berlari mendekat padaku.

Sungguh segala puji hanya milikMu..
Keberanian ini tidak lain milikMu.. keinginan kuat ini, jalan yang terbentang ini..
Tak ada dayaku.. semua milikMu Ya Allah..

Kita hanya perlu sedikit.. sedikit sekali usaha. Bahkan mungkin hanya sedikit niat dan keinginan untuk mendekat padaNya. Insya Allah.. selanjutnya, Allah-lah yang membukakan jalan yang bisa kau tempuh, untuk mendekat padaNya.

Ya Allah.. Iman ini, keistiqomahan ini.. tak lain adalah karenaMu. Bukan karena sekecil apapun dariku. Ya Rabb.. Jaga hatiku.. tetapkan hanya padaMu.^^

No comments:

Post a Comment

ditunggu komentarnya